Memaparkan catatan dengan label Rabu 5 Mei 2010. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label Rabu 5 Mei 2010. Papar semua catatan

Rabu, 5 Mei 2010

SELAMAT HARI IBU..


Kita Terlahir dari Perut Ibu ( Sebuah Kenyataan yang Patut Kita Renungkan ) Tolong siapkan sapu tangan Anda sebelum tumpah Air Mata

Aku Lahir dari Perut Ibu…
(Bukan kata orang...memang betul KAN....??)

Bila dahaga, yang susukan aku....ibu
Bila lapar, yang menyuapi aku....ibu
Bila sendirian, yang selalu di sampingku.. ..ibu
Kata ibu, perkataan pertama yang aku sebut....Ibu

Bila bangun tidur, aku cari.....ibu
Bila nangis, orang pertama yang datang ....ibu
Bila ingin bermanja, aku dekati....ibu
Bila ingin bersandar, aku duduk sebelah....ibu
Bila sedih, yang dapat menghiburku hanya....ibu
Bila nakal, yang memarahi aku....ibu
Bila merajuk, yang membujukku cuma.....ibu
Bila melakukan kesalahan, yang paling cepat marah....ibu

Bila takut, yang menenangkan aku....ibu
Bila ingin peluk, yang aku suka peluk....ibu
Aku selalu teringatkan ....ibu
Bila sedih, aku mesti telepon....ibu
Bila senang, orang pertama aku ingin beritahu.... .ibu
Bila marah.. aku suka meluahkannya pada..ibu
Bila takut, aku selalu panggil... "ibuuuuu! "

Bila sakit, orang paling risau adalah....ibu
Bila aku ingin bepergian, orang paling sibuk juga.....ibu
Bila buat masalah, yang lebih dulu memarahi aku....ibu
Bila aku ada masalah, yang paling risau.... ibu
Yang masih peluk dan cium aku sampai hari ni.. ibu
Yang selalu masak makanan kegemaranku. ...ibu

Kalau pulang ke kampung, yang selalu member bekal.....ibu
Yang selalu menyimpan dan merapihkan barang-barang aku....ibu
Yang selalu berkirim surat dengan aku...ibu
Yang selalu memuji aku....ibu
Yang selalu menasihati aku....ibu
Bila ingin menikah..Orang pertama aku datangi dan minta persetujuan. ....ibu

Namun setelah aku punya pasangan……………..
Bila senang, aku cari....pasanganku
Bila sedih, aku cari.....ibu
Bila mendapat keberhasilan, aku ceritakan pada....pasanganku
Bila gagal, aku ceritakan pada....ibu
Bila bahagia, aku peluk erat....pasanganku
Bila berduka, aku peluk erat....ibuku
Bila ingin berlibur, aku bawa.....pasanganku

Bila sibuk, aku antar anak ke rumah....ibu
Bila sambut valentine.. Aku beri hadiah pada pasanganku
Bila sambut hari ibu...aku cuma dapat ucapkan "Selamat Hari Ibu"
Selalu... aku ingat pasanganku
Selalu... ibu ingat aku
Setiap saat... aku akan telepon pasanganku
Entah kapan... aku ingin telepon ibu
Selalu...aku belikan hadiah untuk pasanganku
Entah kapan... aku ingin belikan hadiah untuk ibu

Renungkan:
"Kalau kau sudah selesai belajar dan berkerja... masih ingatkah kau pada ibu?
Tidak banyak yang ibu inginkan... hanya dengan menyapa ibupun cukuplah".

Berderai air mata jika kita mendengarnya. .......
Tapi kalau ibu sudah tiada....... ...

IBUUUU...RINDU IBU.... RINDU SEKALI....
Berapa banyak yang sanggup menyuapi ibunya....
Berapa banyak yang sanggup mencuci muntah ibunya.....
Berapa banyak yang sanggup menggantikan alas tidur ibunya......
Berapa banyak yang sanggup membersihkan najis ibunya...... .
Berapa banyak yang sanggup membuang belatung dan membersihkan luka kudis
ibunya....
Berapa banyak yang sanggup berhenti kerja untuk menjaga ibunya.....
Berapa banyak yang sanggup meluangkan waktu untuk menjaga ibunya yang telah uzur…..

DIRI AKU HARUS DIHARGAI...


Sehari dua aku sibuk sedikit..
sehingga temanku risau dan bimbang
bukan aku tak sudi menziarahimu
kerana aku hanya insan biasa
tidak punya kudrat dan kekuatan


Lantaran kesibukan ku dengan
temu janji perubatan
yang aku kena ulangi
aku terasa letih dan lesu...
sehingga jiwaku dan diriku
menjadi satu bebanan
aku lupa aku jadi marah
aku alpa bahawa itu semua
dugaan dan cabaran yang aku
kena harungi


Menjadikan aku bertambah
marah dan ganas
kerana aku ditipu
aku diperdaya kan
aku dijadikan mangsa
cuma untuk melihat diriku
bersahabat hanya untuk
suka-suka tanpa keikhlasan
hinggakan aku digelar perasan
tergila-gila .......
pergilah ... aku tak heran..
engkau tidak jujur
engkau hipokrit


Kini baru tersedar yang aku
hanya makhluk Tuhan..
makhluk yang kerdil dan hina
disisinya..... tatkala aku
menjadi manusia lupa diri.
Semuga aku sedar diri
semuga aku pasrah dan hargai
erti hidup ini.........

................................................

AKU TENGAH MARAH SEKARANG


Meletup,membungkam,membara...
geram dan sakit hati...
hati telah membengkak dan mengudis..
rupa dah macam harimau..
tinggalkan lagi macam nak menerkam
mangsa...biar aku mamah dan aku
kunyah2 daging engkau..

Simpang hadapan aku terobos..
nampak wajah engkau yang egoes..
berlagak bagai sang belang
berdirinya engkau tanpa diundang
nyahlah engkau dari sini...
sebelum aku membaham...
tubuhmu.....
pergilah engkau sebelum aku
mengucapkan kata-kata nesta..
kerana aku amat membenci...
sifat dan ucapanmu yang
berbaur cacian..

Pergilah..... pergilah..
jangan engkau toleh lagi
jangan engkau pandang lagi
buangkan dalam hatimu
segala kebencian yang bersarang
kerana itu yang engkau mahu..

................................................................